Mengapa Saya Membangun Findigi dan KVP

Oleh Hendri Rahmat Hendrianto • Diperbarui 25 Apr 2026

Blockchain concept visual

Banyak orang mencampur istilah on-ramp, off-ramp, on-chain, cross-chain, dan swap seolah semuanya sama. Bagi saya, ini sumber salah desain produk.

Miskonsepsi yang Saya Temui di Lapangan

Di banyak implementasi, arsitektur payment dan blockchain digabung tanpa batas yang jelas. Di Findigi, saya membedakan tegas:

  • On-ramp/off-ramp untuk alur fiat-crypto
  • On-chain execution untuk settlement internal
  • Cross-chain untuk interoperability
  • Bridge swap (crosschain-swap) untuk perpindahan lintas jaringan

Kenapa Saya Kritis pada EVM-Centric Mindset

Digital asset ecosystem visual

Banyak project bangga memakai EVM di chain lain. Itu cepat untuk go-to-market, tapi sering membuat orang lupa soal kontrol arsitektur, audit boundary, dan dependency governance. Saya memilih membangun KVP sebagai ledger-based protocol agar economic rules tidak rentan.

KVP: Ledger-Based POSA Protocol

KVP menggabungkan Proof of Stake + Proof of Authority (POSA). Tokenomic utama tidak ditaruh di smart contract melainkan di level sistem protokol agar rule enforcement lebih deterministic.

Findigi saat ini masih alpha test. Roadmap: saat KVP mature, core settlement Findigi akan ditarik ke KVP blockchain untuk integrasi vertikal yang utuh.

Kenapa Saya Bangun Findigi dan KVP Bersamaan

Findigi adalah produk validasi use case nyata, sedangkan KVP adalah fondasi jangka panjang. Keduanya satu strategi: product realism + protocol sovereignty.

Tanya langsung via email← Kembali ke portfolio